Posted by: Inyong's | November 30, 2010

10 Makanan Sampah Yang Diumumkan WHO

1. Makanan gorengan

Golongan makanan ini kandungan kalorinya tinggi, kandungan lemak/minyak dan oksidanya tinggi.

Bila dikonsumsi secara regular dapat menyebabkan kegemukan, mengakibatkan hyperlipitdema dan sakit jantung korener. Dalam proses menggoreng sering terjadi banyak zat karsiogenik, hal mana telah dibuktikan kecenderungan kanker bagi mereka yang mengkonsumsi makanan gorengan jauh lebih tinggi dari yang tidak / sedikit mengkonsumsi makanan gorengan.

2. Makanan kalengan

Baik yang berupa buah kalengan atau daging kalengan, kandungan gizinya sudah banyak dirusak, terlebih kandungan vitaminnya hampir seluruhnya dirusak.
Terlebih dari itu kandungan proteinnya telah mengalami perubahan sifat hingga penyerapannya diperlambat.
Nilai gizinya jauh berkurang. Selain itu banyak buah kalengan berkadar gula tinggi dan diasup ke tubuh dalam bentuk cair sehingga penyerapannya sangat cepat. Dalam waktu singkat dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat, memberatkan beban pancreas. Bersamaan dengan tingginya kalori, dapat menyebabkan obesitas.

3. Makanan asinan

ATT0001014.jpg
Dalam proses pengasinan dibutuhkan penambahan garam secara signifikan, hal mana dapat mengakibatkan kandungan garam makanan tersebut melewati batas, menambah beban ginjal.
Bagi pengkonsumsi makanan asinan terbut, bahaya hipertensi dihasilkan. Terlebih pada proses pengasinan sering ditambahkan amonium nitrit yang menyebabkan peningkatan bahaya kanker hidung dan tenggorokan.
Kadar garam tinggi dapat merusak selaput lender lambung dan usus. Bagi mereka yang secara kontinu mengkonsumsi makanan asin radang lambung dan usus kemungkinan tinggi.

4. Makanan daging yang diproses (ham, sosis, dll)

ATT0001311.jpg
Dalam makanan golongan tersebut mengandung garam nitrit dapat menyebabkan kanker, juga mengandung pengawet/pewarna dll yang memberatkan beban hati/hepar.
Dalam ham dsb kadar natriumnya tinngi, mengkonsumsi dalam jumlah besar dapat mengguncangkan tekanan darah dan memberatkan kerja ginjal.

5. Makanan dari daging berlemak dan jerohan

ATT0001610.jpg
Walaupun makan ini mengandung protein yang baik, vitamin dan mineral tapi dalam daging berlemak dan jerohan mengandung lemak jenuh dan kolestrol yang sudah divonis sebagai pencetus penyakit jantung. Makan jerohan binatang dalam jumlah banyak dan waktu lama dapat menyebabkan pernyakit jantung koroner dan tumor ganas (kanker usus besar), kanker payudara dll.

6. Olahan Keju

Sering mengkonsumsi olahan keju dapat menyebabkan penambahan berat badan hingga gula darah meninggi. Mengkonsumsi cake/kue keju bertelur menyebabkan kurang gairah makan. Konsumsi makanan berkadar lemak dan gula tinggi sering mengakibatkan pengosongan perut. Banyak kasus terjadinya hyperakiditas dan rasa terbakar.

7. Mi instant

Makanan ini tergolong makanan tinggi garam, miskin vitamin, mineral. Kadar garam tinggi menyebabkan beratnya beban ginjal, meningkatkan tekanan darah dan mengandung translipid, memberatkan beban pembuluh darah jantung.

8. Makanan yang dipanggang/dibakar

Mengandung zat penyebab kanker.


9. Sajian manis beku.

Termasuk golongan ini ice cream, cake beku dll. Golongan ini punya 3 masalah karena mengandung mentega tinggi yang menyebabkan obesitas karena kadar gula tinggi mengurangi nafsu makan juga karena temperature rendah sehingga mempengaruhi usus.

10. Manisan kering
Mengandung garam nitrat.
Dalam tubuh bergabung dengan ammonium menghasilkan zat karsiogenik juga mengandung esen segai tambahan yang merusak hepar dan organ lain, mengandung garam tinggi yang menyebabkan tekanan darah tinggi dan memberatkan kerja ginjal


” We make a living by what we get and make a life by what we give “

Posted by: Inyong's | November 16, 2010

4 Cara Tanamkan Kedisiplinan Pada Anak

Sikap disiplin harus mulai diajarkan mulai awal tahun. Mengajarkan balita Anda sikap disiplin bisa menjadi hal yang efektif untuk kehidupannya dewasa nanti.

Namun, bukan berarti hal ini mudah dilakukan. Ada beberapa tips yang harus diperhatikan saat mengajarkan kedisiplinan pada balita Anda, seperti yang dikutip dari ehow.

1. Berikan contoh
Usia antara tiga hingga lima tahun merupakan saat yang tepat bagi Anda untuk mengkomunikasikan tentang peraturan di rumah. Pada usia ini, usahakan mulai
berdialog dengannya untuk menjelaskan apa yang Anda inginkan darinya dan jangan lupa memberikan contoh karena ia jelas akan meniru Anda.

2. Hindari berteriak atau menjerit
Saat Anda memberitahu si kecil dengan cara berteriak atau menjerit, dia akan berpikir bahwa komunikasi seperti itu bisa diterima. Buruknya, ia akan mengikuti cara Anda tersebut. Sebaiknya jaga intonasi suara Anda kecuali jika si kecil dalam keadaan yang berbahaya.

3. Tetap positif
Hindari kata-kata seperti, ‘tidak’, ‘hentikan’ atau ‘jangan’. Gantilah kata-kata tersebut dengan kalimat positif seperti, “mama akan sangat senang bila kamu mau membersihkan mainanmu, sayang”.

4. ‘Tolong’ dan ‘terimakasih’
Biasakan si kecil untuk selalu sopan saat ia menginginkan sesuatu dan selalu memberikan penghargaan setelah orang lain melakukan atau memberikan sesuatu untuknya. Kebiasaan ini akan mengajarkan dia untuk menghormati orang lain.

Posted by: Inyong's | November 16, 2010

5 Cara Menjadikan Si Kecil Lebih Aktif

Sangatlah penting untuk membuat si kecil selalu aktif setiap harinya. Namun, bagaimana caranya agar si kecil lebih sering menggerakkan tubuhnya ketimbang banyak diam?

Seperti yang dikutip dari about.com, aktivitas fisik merupakan kebiasaan sehat yang dilakukan dengan cara yang menyenangkan, bukan dijadikan sebagai beban berat. Berikut ada beberapa cara untuk membuat anak-anak tetap aktif dengan cara yang menyenangkan.

1. Berikanlah contoh mudah dengan menghindari bantuan barang-barang elektronik. Cobalah untuk tidak mengendarai mobil dan menggantinya dengan berjalan kaki saat akan pergi ke minimarket terdekat atau cobalah untuk menggunakan tangga daripada menggunakan lift.

2. Ajak anak Anda untuk menikmati waktu olahraganya. Beritahu bahwa Anda begitu menikmati saat berjalan kaki mengelilingi komplek dengan si kecil.

3. Ajak si kecil agar beranjak dari sofanya untuk bermain di taman bersama Anda. Permainan seperti, tangkap bola dan bersepeda bisa mengalihkan perhatiannya dari televisi.

4. Pujilah usahanya, bukan hasilnya. Saat anak Anda tidak bisa mengenadarai sepeda roda duanya, jangan berhenti memberikannya semangat dengan mengakui seberapa keras usaha si kecil. Hal ini bisa membantu mengurangi rasa frustasinya.

5. Jika si kecil pandai bermain skateboard atau berenang, mintalah padanya untuk mengajarkan Anda keahlian mereka. Anak-anak sangat suka memamerkan keahlian mereka.

A. Kemampuan perkembangan yang harus dicapaianak sesaat sebelum berumur 3 tahun :

  1. Gerakan kasar : Berdiri dengan satu kaki tanpa berpegangan selama paling sedikit 2 hitungan.
  2. Gerakan halus : Meniru membuat garis lurus
  3. Bicara, bahasa dan kecerdasan : Menyatakan keinginan paling sedikit dengan 2 kata.
  4. Bergaul dan mandiri : Menyatakan keinginan buang air besar dan buang air kecil

B. Stimulasi perkembangan yang perlu diberikan :

1. Melatih anak melompat jauh.
Letakkan kertas ukuran folio di lantai. ajarilah anak untuk melompati kertas tersebut dengan kedua kaki diankat bersamaan. latihlah agar lompatan anak semakin jauh

2. Mengajak anak bermain dengan balok.
Ajaklah anak menyusun dan menumpuk balok mainan untuk membuat rumah-rumahan, jembatan, menara dan lain-lain.

3. Melatih anak memilih dan mengelompokkan benda menurut jenisnya.
Sediakanlah macam-macam benda (misalnya : kancing, uang, logam biji-bijian). tunjukkan kepada anak cara mengelompokkan benda-benda tersebut menurut jenisnya, jelaskan pula sifat, warna, dan bentuknya. Mulailah dengan 2 jenis benda, kemudian tambahkanlah sejenisnya.

4. Melatih anak menghitung jumlah benda.
Ketika melatih anak mengelompokkan benda menurut jenisnya, ajarilah untuk menghitung jumlah setiap jenis benda. buatlah kelompok dengan jumlah satu, dua, tiga, dan seterusnya.

5. Melatih anak mencocokkan gambar benda yang sesungguhnya.
Sediakanlah macam-macam gambar (dapat diambil dari majalah, buku, koran, dan sebagainya). Mintalah anak mencocokkan gambar-gambar tersebut dengan benda-benda disekelilingnya. bicarakan pula bentuk dan sifat enda-benda itu.

6. Melatih anak untuk menyebutkan namanya.
Sebutkan nama anak dengan perlahan-lahan, kemudian mintalah ia mengulanginya.

7. Melatih anak menyebut nama benda dan mengenal sifat/keadaan benda.
Sebutkan nama benda yang ada disekeliling anak. mintalah ia untuk mengambil benda itu sambil menyebutkan nama dan sifat/keadaan benda tersebut. Misalnya: “Mobil-mobilan itu berwarna merah dan terletak dibawah kursi”

8. Melatih anak mencuci tangan dan kaki, serta mengeringkannya sendiri.
Ajarkan kepada anak cara mencuci tangan dan kakinya, serta mengelap bagian yang basah agar menjadi kering.

9. Memberi kesempatan kepada anak untuk berpakaian dan memilih sendiri pakaian yang akan dikenakannya.
Ajarkan kepada anak cara berpakaian sendiri dan usahakanlah agar ia mau memilih sendiri pakaian yang akan dikenakannya

Posted by: Inyong's | April 14, 2010

makanan yang terbaik dan makanan yang paling buruk

Pengumuman Badan Kesehatan Dunia (WHO)

tentang makanan yang terbaik dan makanan yang paling buruk

Pada symposium ke113 Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang membahas makanan, olah raga dan kebiasaan hidup strategi baru kesehatan global. Dalam strategi baru tersebut mengemukakan pola makan yang tidak sehat tersebut merupakan penyebab utama timbulnya bermacam macam penyakit non infeksi (tidak menular) termasuk beberapa jenis kanker.

Dalam symposium tersebut WHO merekomendasikan golongan makananyang terbaik. Meliputi pengendalian asupan lemak jenuh dan menggantikan dengan lemak tak jenuh. Banyak makan sayur, buah, kacang kacangan , makanan kasar dll. Mengaharapkan pemahaman makanan/menu sehat menghadapi tantangan hidup.

1. Buah Terbaik

Urutan buah terbaik adalah papaya, strawberry, orange, jeruk kupas, kiwi, mangga, plum, kesemek dan semangka.

2. Sayur Terbaik

Ketela kuning kaya kandungan vitamin juga anti kanker mujarab merupakan golongan sayur utama disusul oleh asparagus, lettuce, brokoli, seledri, terong, bit, wortel, kolumbi, xuelihong (sejenis sawi ijo), sawi putih.

3. Daging terbaik

Struktur daging angsa mirip dengan minyak zaitun, bermanfaat untuk jantung.

Daging angsa mendapat predikat sumber protein terbaik.

4. Makanan tersehat untuk proteksi otak

Pocai (soinancia oleracea), kucai, labu merah, onion, kembang kol, kacang polong, tomato, wortel, sawi putih kecil, daun bawang, seledri, he tau, kacang tanah, jambu mente, biji tusam, biji apricot, kedelai, beras kasar/tuton, hati babi.

5. Tim/sup terbaik

Tim ayam terbaik, terutama tim ayam betina dapat mencegah flu, radang tenggorokan, sesuai untuk konsumsi musim salju dan musim semi..

Sepuluh golongan makanan sampah (junk food) yang diumumkan WHO:

  

1. Makanan gorengan

Golongan makanan ini kandungan kalorinya tinggi, kandungan lemak/minyak dan oksidanya tinggi. Bila dikonsumsi secara regular dapat menyebabkan kegemukan, mengakibatkan hyperlipitdema dan sakit jantung korener. Dalam prosese menggoreng sering terjadi bnayak zat karsiogenik, hal mana telah dibuktikan kecenderungan kanker bagi mereka yang mengkonsumsi makanan gorengan jauh lebih tinggi dari yang tidak / sedikit mengkonsumsi makanan gorengan.

2. Makanan kalengan

Baik yang berupa buah kalengan atau daging kalengan, kandungan gizinya sudah banyak dirusak, terlebih kandungan vitaminnya hampirseluruhnya dirusak. Terlebih dari itu kandungan proteinnya telah mengalami perubahan sifat hingga penyerapannya diperlambat. Nilai gizinya jauh berkurang. Sealain itu banyak buah kalengan berkadar gula tinggi dan diasup ke tubuh dalam bentuk cair sehingga penyerapannya sangat cepat. Dalam waktu singkat dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat, memberatkan beban pancreas. Bersamaan dengann tingginya kalori, dapat menyebabkan obesitas.

3. Makanan asinan

Dalam proses pengasinan dibutuhkan penambahan garam secara signifikan, hal mana dapat mengakibatkan kandungan garam makanan tersebut melewati batas, menambah beban ginjal. Bagi pengkonsumsi makanan asinan tersebut, bahaya hipertensi dihasilkan. Terlebih pada proses pengasinan sering ditambahkan amonium nitrit yang menyebabkan peningkatan bahaya kanker hidung dan tenggorokan. Kadar  garam tinggi dapat merusak selaput lender lambung dan usus. Bagi mereka yang secara kontinu mengkonsumsi makanan asin radang lambung dan usus kemungkinan tinggi.

4. Makanan daging yang diproses (ham, sosis, dll)

Dalam makanan golongan tersebut mengandung garam nitrit dapat menyebabkan kanker, juga mengandung pengawet/pewarna dll yang memberatkan beban hati/hepar. Dalam ham dsb kadar natriumnya tinngi, mengkonsumsi dalam jumlah besar dapat mengguncangkan tekanan darah dan memberatkan kerja ginjal.

5. Makanan dari daging berlemak dan jerohan

Walaupun makan ini mengandung protein yang baik, vitamin dan mineral tapi dalam daging berlemak dan jerohan mengandung lemak jenuh dan kolestrol yang sudah divonis sebagai pencetus penyakit jantung. Makan jerohan binatang dalam jumlah banyak dan waktu lama dapat menyebabkan pernyakit jantung koroner dan tumor ganas (kanker usus besar), kanker payudara dll.

6. Olahan Keju

Sering mengkonsumsi olahan keju dapat menyebabkan penambahan berat badan hingga gula drah meninggu. Mengkonsumsi cake/kue keju bertelur menyebabkan kurang gairah makan. Konsumsi makanan berkadar lemak dan gula tinggi sering mengakibatkan pengosongan perut. Banyak kasus terjadinya hyperakiditas dan rasa terbakar.

7.. Mi instant

Makanan ini tergolong makanan tinggi garam, miskin vitamin, mineral. Kadar garam tinggi menyebabkan beratnya beban ginjal, meningkatkan tekanan darah dan mengandung trans lipid, memberatkan beban pembuluh darah jantung.

8. Makanan yang dipanggang/dibakar

Mengandung zat penyebab kanker.

9. Sajian manis beku.

Termasuk golongan ini ice cream, cake beku dll. Golongan ini punya 3 masalah karena mengandung mentega tinggi yang menyebabkan obesitas karena kadar gula tinggi mengurangi nafsu makan juga karena temperature rendah sehingga mempengaruhi usus.

10.  Manisan kering

Mengandung garam nitrat. Dalam tubuh bergabung dengan ammonium menghasilkan zat karsiogenik juga mengandung esen segai tambahan yang merusak hepar dan organ lain, mengandung garam tinggi yang menyebabkan tekanan darah tinggi dan memberatkan kerja ginjal.

Diterjemahkan oleh : T.K Tan

Posted by: Inyong's | March 9, 2010

Mengenal Pola Tidur Bayi

Tidur amat penting bagi anak. Tidur memungkinkan tubuh beristirahat untuk memulihkan stamina. Tidur berkualitas memiliki peran krusial pada kondisi perkembangan kesehatan jiwa anak, disamping dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya. Nah, bagaimana dengan bayi, seperti apa pola tidur yang baik untuknya? Porsi tidur bayi baru lahir yang kurang lebih 18 jam sehari ini waktunya tidak menentu, mengingat jam biologisnya masih belum matang. Memasuki usia 2 bulan, pola tidur tersebut akan bergeser, namun waktunya pun belum menentu. Masuk usia 3-6 bulan, jumlah tidur siang akan berkurang, kira-kira 3 kali dan akan terus berkurang. Pada masa ini, tidur bayi seringkali amat aktif, mereka bisa tersenyum, mengisap, dan tampak gelisah. Masuk usia 6-12 bulan, bayi hanya tidur siang 2 kali. Menjelang usia 1 tahun biasanya ia hanya perlu tidur siang sekali saja, sisanya akan dihabiskan pada malam hari. total jumlah waktu tidur berkisar antara 12-14 jam per hari. Tidur bayi dibagi menjadi fase aktif dan non aktif. Pembagian ini berdasarkan gelombang otak. Fase non aktif bisa disamakan dengan fase non-REM pada orang dewasa dan fase aktif adalah fase REM. Pada bayi yang baru lahir, 50 persen dari tidurnya ada di fase aktif/REM. Ini menunjukkan pentingnya fase REM bagi perkembangan otak bayi. Dengan bertambahnya usia, tidur aktif akan semakin berkurang hingga pada dewasa yang hanya 20-25 persen saja. Pada tidur non aktif, bayi akan tampak tidur lelap, diam, dan amat tenang, hingga ada istilah sleep like a baby. Untuk diketahui, kualitas tidur bayi tidak dapat dinilai secara kasat mata. Harus dilihat dengan alat pendukung. Tapi untuk mudahnya, saat bayi tidur dan kita melihat bola matanya bergerak-gerak di balik kelopak mata, berarti ia dalam fase tidur aktif. Untuk diketahui, bai tidak mempunyai masalah tidur. Tetapi masa bayi adalah masa pematangan jam biologis, hingga penting bagi orangtua untuk mengenalkan kebiasaaan tidur yang baik padanya sejak sedini mungkin. Kenalkan padanya untuk beraktivitas di siang hari dan tidur di malam hari.

Posted by: Inyong's | March 4, 2010

Saat Tepat untuk Menyapih Anak

Jakarta, Setelah satu tahun lebih memberikan ASI untuk buah hatinya, ibu harus mulai berpikir untuk sedikit demi sedikit menghentikan kebiasaan tersebut (menyapih). Kapan sebenarnya saat yang tepat untuk menyapih? Penyapihan bukanlah suatu hal yang negatif, karena penyapihan tidak berarti melepaskan kedekatan emosional antara ibu dan anaknya. Tapi berusaha untuk menuju hubungan yang lebih tinggi lagi dan tetap mempertahankan kedekatan yang sudah ada antara ibu dan anaknya. Anak yang disapih dinilai sebagai anak yang telah siap dengan tahap-tahap dasar perkembangan awal menuju pertumbuhan berikutnya yang lebih mandiri. Anak yang disapih sebelum waktunya akan memasuki tahap perkembangan berikutnya dengan cemas dan perasaan tidak siap. Waktu penyapihan setiap anak tidak sama, tergantung dari bagaimana kesiapan anak tersebut. Seperti dikutip dari The Baby Book karangan William dan Martha Sears, Kamis (4/3/2010), penyapihan yang tepat saat kebutuhan anak untuk mengisap sudah berkurang atau semakin menghilang biasanya antara usia 9 bulan hingga 1,5 tahun. Namun para dokter dan ahli gizi menyarankan untuk melakukannya saat anak sudah berusia di atas 1 tahun. Karena pada saat itu sebagian besar bayi sudah bisa mengatasi alergi berbagai makanan dan dapat tumbuh dengan makanan penggantinya. Berdasarkan definisi dari The American Heritage Dictionary, menyapih sebagai tindakan tidak memberikan ASI dan secara bertahap menggantinya dengan makanan lain seperti makanan padat atau susu pengganti. Proses penyapihan dilakukan secara bertahap, dimulai dengan secara sengaja tidak memberikan ASI pada jam-jam yang tidak terlalu disukai bayi seperti saat bayi asik bermain. Lalu semakin dikurangi dengan hanya sekali atau dua kali saja menyusui, lama-kelamaan waktu menyusuinya semakin berkurang hingga nantinya bayi mulai terbiasa dengan tidak mengonsumsi ASI. Hal lain yang harus diperhatikan adalah bersiap untuk menghadapi tingkah negatif si kecil seperti marah atau sedih, misalnya dengan mencoba memberinya perhatian lebih dan pengertian secara mudah. Sehingga nantinya anak menjadi mengerti bahwa dirinya harus lepas dari ASI dan mulai mencoba makanan lain. Dalam proses penyapihan si bayilah yang mencoba untuk melepaskan diri dari ibunya, karena itu waktu penyapihan setiap anak berbeda-beda. Hal ini bisa dilihat dari berkurangnya minat anak untuk mengisap atau menyusui. Usahakan untuk tidak menyapih anak sebelum waktunya. Jika anak berhasil disapih tepat waktu, maka ada beberapa keuntungan yang didapat seperti lebih mandiri, lebih tertarik pada orang daripada benda-benda, mudah disiplin, jarang marah serta percaya pada orang lain.

Posted by: Inyong's | December 30, 2009

Macam Tes Kesehatan Pascanikah

Ada beberapa tes kesehatan yang bisa dijalani setelah hari pernikahan. Apa saja itu?

Cek kesuburan (fertilitas)
Cek kesuburan dilakukan jika Anda dan pasangan sudah siap memiliki anak. Kualitas sperma dan indung telur pasangan diperiksa kesuburannya. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesuburan adalah usia, kondisi nutrisi, aktivitas fisik, level pendidikan, level stres, dan kehidupan rumah tangga pasangan (termasuk aktivitas seksual).

Komentar ahli:
Dr Ekarini, SpOG, dokter spesialis kandungan dari RS St. Carolus, tidak menjamin hasil tes kesuburan mutlak benar. Pada kenyataannya, ada orang yang dinyatakan subur, tetapi sulit punya anak. “Menurut saya, soal anak adalah urusan Tuhan. Bersyukurlah bila diberi anak, tapi jika tidak, mari upayakan,” katanya.

Pemeriksaan TORCH
TORCH adalah istilah yang mengacu kepada infeksi yang disebabkan sejumlah virus (Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus [CMV], dan Herpes simplex virus II [HSV-II]). Infeksi TORCH dapat mengakibatkan kerusakan embrio, maka lakukanlah pemeriksaan ini sebelum kehamilan. Pemeriksaan TORCH bertujuan untuk mendeteksi ada atau tidaknya antibodi dalam darah pasien.

Komentar ahli:
Menurut dr Ekarini, SpOG, pada dasarnya setiap orang punya kekebalan tubuh. Artinya, bila selalu menerapkan pola hidup sehat, tubuh Anda bisa tetap kuat meski terinfeksi virus. Namun, bila merasa sering demam dan mengalami gejala lain, mungkin Anda perlu melakukan cek TORCH.

Posted by: Inyong's | December 30, 2009

Pentingnya Menjalani Cek Kesehatan Pranikah

Menikah adalah momen penting dalam kehidupan manusia. Untuk itu, banyak yang perlu dipersiapkan, termasuk soal pemeriksaan kesehatan. Apa sajakah yang harus diperiksakan?

Menurut dr Ekarini, SpOG, dokter spesialis kandungan RS St. Carolus, penting atau tidaknya menjalani tes pranikah tergantung kondisi dan kebutuhan Anda dan pasangan. Sebetulnya, bila merasa telah menjalankan hidup sehat, tes kesehatan pranikah tidak perlu dilakukan. Namun, bila mewarisi penyakit keturunan yang mungkin berbahaya, ada baiknya tes tersebut dijalani untuk memutuskan tindakan penanggulangannya.

Cek darah
Ini tes kesehatan pranikah yang paling penting. Pemeriksaan ini berguna untuk melihat adanya kelainan-kelainan yang berpotensi buruk, seperti:

* Perbedaan rhesus
Rhesus adalah sebuah penggolongan atas ada atau tiadanya substansi antigen-D pada darah. Rhesus positif berarti ditemukan antigen-D dalam darah dan rhesus negatif berarti tidak ada antigen-D. Umumnya, bangsa Asia memiliki rhesus positif, sedangkan masyarakat Eropa ber-rhesus negatif.

Terkadang, suami istri tidak tahu rhesus darah pasangannya, padahal perbedaan rhesus bisa memengaruhi kualitas keturunan. Jika seorang perempuan rhesus negatif menikah dengan laki-laki rhesus positif, bayi pertama mereka memiliki kemungkinan ber-rhesus negatif atau positif. Jika bayi memiliki rhesus negatif, tidak bermasalah. Tetapi, bila buah hati ber-rhesus positif, masalah mungkin timbul pada kehamilan berikutnya. Bila ternyata pada kehamilan kedua janin yang dikandung ber-rhesus positif, hal ini bisa membahayakan. Antibodi anti-rhesus ibu dapat memasuki sel darah merah janin dan mengakibatkan kematian janin. Sebaliknya, tidak masalah jika sang ibu ber-rhesus positif dan si ayah negatif.

* Penyakit keturunan
Tes kesehatan pranikah bisa mendeteksi kemungkinan penyakit yang bisa diturunkan secara genetis kepada anak, seperti talasemia (kelainan darah yang disebabkan tidak optimalnya produksi sel darah merah), hemofilia (kelainan darah yang membuat darah sulit membeku), dan albino (kekurangan pigmen kulit sehingga warna kulit menjadi putih pucat).

Ada dua jenis talasemia, yaitu talasemia mayor dan minor. Talasemia mayor merupakan jenis talasemia yang disebabkan “sifat” darah yang dibawa kedua orang tua. Penyakit ini membuat seseorang menjadi tergantung pada transfusi darah dan kesempatan hidupnya terbatas. Di sisi lain, talasemia minor tidak menyebabkan gejala berat dan penderitanya dapat hidup normal, tapi is tetap membawa “sifat” penyakit talasemia dalam tubuhnya.

Jika kedua orang tua mengidap talasemia minor, 25 persen kemungkinan anaknya akan mengidap talasemia mayor, 50 persen akan mengidap talasemia minor, dan 25 persen akan normal. Jika hanya salah satu orang tua mengidap talasemia minor, 50 persen kemungkinan si anak akan mengidap talasemia minor dan 50 persen is akan normal.

Rumus penurunan talasemia berlaku juga pada penyakit hemofilia dan albino. Dengan pengecekan darah, kita dapat memprediksi kemungkinan yang akan muncul dan mencegah hal yang tidak kita inginkan.

* Infeksi saluran reproduksi atau infeksi menular seksual (ISR/IMS)
Tes darah juga dapat memeriksa apakah Anda dan pasangan menderita penyakit hepatitis B. Melalui pemeriksaan ini, Anda dapat menghindari adanya penularan penyakit yang ditimbulkan akibat hubungan seksual, seperti sifilis (penyakit raja singa), gonore (gonorrhea, kencing nanah), Human Immunodeficiency Virus (HIV, penyebab AIDS), dan penyakit hepatitis.

Jika salah satu pasangan menderita ISR/IMS, sebelum menikah ia harus berobat dulu sampai sembuh. Selain itu, jika misalnya seorang pria mengidap hepatitis B dan akan menikah, calon istrinya harus memiliki kekebalan terhadap penyakit ini. Caranya adalah dengan mendapatkan imunisasi hepatitis B.

Tes kesehatan pranikah lainnya yang bisa menjadi pilihan adalah tes yang berkaitan dengan kesuburan seperti analisis sperma dan kondisi indung telur. Namun dr Ekarini mengatakan tes kesuburan sebaiknya dilakukan pascanikah, lebih tepatnya lagi ketika Anda dan pasangan telah siap untuk memiliki anak.

Selain melakukan rangkaian tes kesehatan, calon pasangan suami istri haruslah menjaga kesehatan masing-masing sebelum menikah. Terkadang pasangan terlalu sibuk menyiapkan acara pernikahan hingga melupakan kesehatan atau bahkan jatuh sakit. Stres yang timbul dalam proses persiapan pernikahan juga bisa memicu berbagai penyakit yang tidak diinginkan, Iho. Jadi, kalau Anda atau orang terdekat seclang mempersiapkan hari bahagia itu, jangan lupa jaga kesehatan, ya.

Posted by: Inyong's | December 30, 2009

Berapa Lama ASI Bisa Disimpan?

Idealnya, Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan utama bayi selama 6 bulan pertamanya. Namun, ada kalanya ibu harus terpisah dari si bayi. Tak jarang ibu harus menyimpan ASI-nya di dalam lemari pendingin. Namun, seberapa lama ASI bisa disimpan hingga kandungannya berkurang dan sebaiknya tidak dipakai lagi?

Menurut laporan yang disiarkan oleh Reuters, ASI bisa disimpan di dalam lemari pendingin selama 4 hari sebelum nilai kandungannya berkurang dan terkontaminasi bakteri. Namun, tentunya ini berpengaruh pula dengan cara penyimpanannya. Idealnya ASI digunakan dalam jangka waktu 2-3 hari setelah diperas. Namun secara umum, ASI bisa disimpan dalam lemari pendingin dengan suhu 4 derajat Celsius tanpa berkurang kualitasnya selama 5-8 hari.

Sekumpulan peneliti dari  North Shore University Hospital, New York meneliti ASI dari 36 ibu, lalu menyimpannya di dalam lemari pendingin suatu neonatal intensive care unit (NICU). Susu-susu ini diperoleh dengan metode breast pump dari para relawan yang baru memiliki bayi 1 bulan. ASI disimpan di dalam lemari es dengan pendinginan 4 derajat Celsius, lalu dites setelah  24, 48, 72, dan 96 jam.

Selama masa penelitian itu, para peneliti menyatakan tidak menemukan adanya perbedaan berarti terhadap komposisi ASI -termasuk perubahan dalam level bakteria, keasaman, dan protein daya tahan tubuh dari ibu, asam lemak baik, dan protein.

Richard J. Shanler, kepala penelitian ini menyatakan dalam Journal of Pediatrics, bahwa ASI masih baik digunakan setelah disimpan hingga 96 jam dan komposisinya belum rusak. Memang, penelitian tersebut dilangsungkan di dalam sebuah NICU, namun hasil penelitian tersebut masih relevan dengan penyimpanan di rumah, bahwa ASI sebaiknya segera dikonsumsi dalam waktu beberapa hari penyimpanan.

Mengenai penyimpanan di rumah, para ahli menyarankan untuk menggunakan wadah penyimpanan tertutup dari kaca atau plastik yang tidak mengandung zat kimia bisphenol A. Sebaiknya setiap wadah penyimpanan diberi label tanggal penyimpanan. Setiap menaruh stok baru, simpan wadah di tempat paling belakang lemari pendingin yang suhunya 4 derajat Celsius atau lebih dingin.

Older Posts »

Categories