Posted by: Inyong's | March 4, 2010

Saat Tepat untuk Menyapih Anak

Jakarta, Setelah satu tahun lebih memberikan ASI untuk buah hatinya, ibu harus mulai berpikir untuk sedikit demi sedikit menghentikan kebiasaan tersebut (menyapih). Kapan sebenarnya saat yang tepat untuk menyapih? Penyapihan bukanlah suatu hal yang negatif, karena penyapihan tidak berarti melepaskan kedekatan emosional antara ibu dan anaknya. Tapi berusaha untuk menuju hubungan yang lebih tinggi lagi dan tetap mempertahankan kedekatan yang sudah ada antara ibu dan anaknya. Anak yang disapih dinilai sebagai anak yang telah siap dengan tahap-tahap dasar perkembangan awal menuju pertumbuhan berikutnya yang lebih mandiri. Anak yang disapih sebelum waktunya akan memasuki tahap perkembangan berikutnya dengan cemas dan perasaan tidak siap. Waktu penyapihan setiap anak tidak sama, tergantung dari bagaimana kesiapan anak tersebut. Seperti dikutip dari The Baby Book karangan William dan Martha Sears, Kamis (4/3/2010), penyapihan yang tepat saat kebutuhan anak untuk mengisap sudah berkurang atau semakin menghilang biasanya antara usia 9 bulan hingga 1,5 tahun. Namun para dokter dan ahli gizi menyarankan untuk melakukannya saat anak sudah berusia di atas 1 tahun. Karena pada saat itu sebagian besar bayi sudah bisa mengatasi alergi berbagai makanan dan dapat tumbuh dengan makanan penggantinya. Berdasarkan definisi dari The American Heritage Dictionary, menyapih sebagai tindakan tidak memberikan ASI dan secara bertahap menggantinya dengan makanan lain seperti makanan padat atau susu pengganti. Proses penyapihan dilakukan secara bertahap, dimulai dengan secara sengaja tidak memberikan ASI pada jam-jam yang tidak terlalu disukai bayi seperti saat bayi asik bermain. Lalu semakin dikurangi dengan hanya sekali atau dua kali saja menyusui, lama-kelamaan waktu menyusuinya semakin berkurang hingga nantinya bayi mulai terbiasa dengan tidak mengonsumsi ASI. Hal lain yang harus diperhatikan adalah bersiap untuk menghadapi tingkah negatif si kecil seperti marah atau sedih, misalnya dengan mencoba memberinya perhatian lebih dan pengertian secara mudah. Sehingga nantinya anak menjadi mengerti bahwa dirinya harus lepas dari ASI dan mulai mencoba makanan lain. Dalam proses penyapihan si bayilah yang mencoba untuk melepaskan diri dari ibunya, karena itu waktu penyapihan setiap anak berbeda-beda. Hal ini bisa dilihat dari berkurangnya minat anak untuk mengisap atau menyusui. Usahakan untuk tidak menyapih anak sebelum waktunya. Jika anak berhasil disapih tepat waktu, maka ada beberapa keuntungan yang didapat seperti lebih mandiri, lebih tertarik pada orang daripada benda-benda, mudah disiplin, jarang marah serta percaya pada orang lain.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: