Posted by: Inyong's | April 14, 2009

BAYI 1 – 2 BULAN

BAYI 1 – 2 BULAN

Ada beberapa hal yang dapat anda lakukan pada bayi anda sekitar usia ini:

  • Sekitar usia 6 minggu, sistem penglihatan bayi sudah mulai berkembang. Pada level ini, bayi mulai memasuki level interaksi sosialnya. Ia mulai menatap wajah ibu dan mulai membesarkan matanya. Pada saat inilah untuk pertama kalinya ibu merasa si bayi memandangi wajahnya dan mulai berinteraksi lebih hangat lagi dengan si bayi.
  • Berikan mainan yang berbunyi di dekat mata bayi dan gerakan dari kiri ke kanan dan sebaliknya, jauh – dekat, dan sebaliknya. Hal ini melatih penglihatan bayi anda.
  • Suatu waktu pada usia 2 bulan, anda akan menemukan bayi anda tersenyum manis pada anda. Bukan lagi senyum refleks pada saat tidur, tapi senyum yang memancing respond anda untuk membuatnya tersenyum lebih lebar. Pada saat inilah anda mengetahui bahwa tiba saatnya peran anda dibutuhkan untuk mulai pendidikan sosial bagi bayi anda. Sekalipun pada usia ini senyumannya belum terarah kepada orang tertentu (karena keterbatasan penglihatan), stimulasi anda sangatlah dibutuhkan. Pada sat bayi tersenyum, anda memberikan respond dengan mengajak berbicara, tersenyum kembali, atau menggelitik dagunya. Bayi akan tersenyum kembali, kadang lebih lebar atau bahkan tertawa dan mengeluarkan suara. Respond bayi ini akan mendorong anda untuk memberikan stimulasi kembali. Maka terjadilah interaksi atau komunikasi yang sederhana antara bayi dan anda. Diketemukan bahwa interaksi seperti ini mempengaruhi perkembangan kecerdasan anak. Anak-anak yang mencapai nilai tinggi dalam test intelegensi telah mendapatkan stimulasi yang baik dari orang tua ketika mereka masih bayi: orang tua mengajak berbicara, tersenyum, bermain, mendengarkan, meniru, dan memberikan respon yang konstan kepada senyuman bayi.
  • Pada usia 2 bulan bayi akan menggapaikan tangannya di hadapan mukanya. Pada saat seperti itu anda dapat membiarkannya sendiri di baby box, dan anda pergi mengerjakan hal-hal lain. Atau , letakkan boneka karet di hadapannya untuk disentuh-sentuh olehnya. Kadang-kadang, ketika anda kembali lagi, ia sudah tertidur.
  • Telungkupkan bayi anda pada saat ia tidak tertidur. Pada usia dua bulan ia sudah bisa mengangkat kepalanya untuk beberapa detik. Jikalau ia berhasil mengangkat kepalanya, berikan tepukan tangan, ciuman, dan senyuman. Latihan seperti ini sangat baik untuk memperkuat otot-ototnya. Kadang-kadang dipertengahan usia 2 bulan bayi-bayi tertentu akan mulai memutar badannya untuk tengkurap sendiri dan mengangkat kepalanya lebih lama dan lebih stabil. Jika hal ini terjadi pada bayi anda, dekatkan wajah anda pada wajah bayi sambil tersenyum dan memberikan semangat. Kadang-kadang, letakan mainan di depannya untuk diamati dan merangsangnya untuk mulai maju dan menyentuh mainan itu.
  • Letakkan mainan yang menarik di dekat tangannya. Biarkan dia menyentuh atau memukul-mukulnya. Bayi sangat senang melihat garis-garis muka manusia, binatang, atau boneka. Pilih mainan yang riangan dan tidak berbahaya (terbuat dari karet atau kain lembut). Hal ini melatihnya untuk berhubungan dengan obyek di luar dirinya. Di pertengahan atau akhir usia dua bulan, dia akan mulai memegang mainan sejenak dan melepaskan kembali. Anda dapat membantu mendekatkan mainan yang ringan pada telapak tangannya. Berikan senyum lebar padanya ketika ia dapat menggenggam mainan tersebut.
  • Bayi juga senang melihat tangan yang bergerak-gerak. Sekalipun ia belum bisa mempermainkan tangannya, anda bisa mulai menggerakkan tangan anda pada jangkauan pandangannya. Kepada bayi saya, saya mainkan tangan saya dan tangannya sambil menyanyikan lagu.
  • Sering-seringlah mendekatkan wajah anda sehingga mudah untuk dijangkau oleh tangannya. Dengan menjamah wajah anda, tersenyum pada anda, ia mulai menjalin kontak dengan anda. Kalau dulu anda yang lebih aktif, kini si bayi mulai aktif. Interaksi ini sangat penting untuk membina kelekatan antara anda berdua.
  • Ajaklah bayi anda ngobrol, pada saat ia tersenyum dan mengoceh. Bayi sangat senang berada di sekitar orang-orang yang mencintainya. Dengan banyak kasih sayang dan ketegasan halus yang ia peroleh, ia akan menjadi orang yang ramah tamah dan tenggang rasa.
  • Pada saat segar, perdengarkan cerita-cerita singkat. Si bayi tidak akan mengerti apa yang saudara ceritakan, akan tetapi ia akan senang memperhatikan warna dari gambar-gambarnya. Tidak usah ceritakan secara mendetail karena yang penting hanyalah membiasakan dia untuk mendengarkan celoteh anda.
  • Jikalau bayi anda sehat, ajaklah jalan-jalan ke luar sore hari setelah mandi. Terlalu banyak menyekapnya dalam kamar tidak terlalu baik. Khususnya di akhir usia dua bulan, bayi perlu melihat lebih banyak objek-objek baru di luar. Ajaklah dia berbicara atau bernyanyi tentang benda-benda ciptaan Tuhan yang ada di luar. Daun-daunan yang bergerak, sedikit sinar sore, kicauan burung, sepoi-sepoi angin sore, semua itu memberikan pengalaman baru bayi bayi anda. Secara kognitif, dia tidak mengerti. Akan tetapi secara afektif, saya yakin ada sesuatu yang ia peroleh dari kegiatan rutin ini.
  • Pada umumnya, setelah melalui bulan pertama, masa-masa melelahkan di tengah malam akan berlalu pula. Bayi anda akan terbangun hanya untuk minum lama, sekitar jam 02.00. Anda tidak perlu terburu-buru melatihnya untuk tidur malam. Nikmatilah saat-saat dimana si kecil mengoceh di tengah malam. Anda tidak perlu marah-marah, tersenyumlah, dan bersyukurlah untuk ocehan di malam hari yang tidak akan anda nikmati di bulan-bulan mendatang.
About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: